
TENGGARONG-Dispora Kukar Genjot Persiapan Porprov 2026, Kekurangan Anggaran Jadi Kendala
Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mempercepat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi hambatan utama dalam memaksimalkan persiapan tersebut.
Untuk menutup kekurangan, Dispora Kukar mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp15 miliar. Dana itu dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemusatan latihan hingga operasional selama pelaksanaan pertandingan.
Dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Kutai Kartanegara pada Rabu, 22 April 2026, Ketua Komisi IV, Andi Faisal, menyebut angka kekurangan tersebut berdasarkan pemaparan Dispora.
“Total kekurangan anggaran sekitar Rp15 miliar, di luar kebutuhan peralatan training center,” jelasnya.
Meski kondisi keuangan daerah belum sepenuhnya pulih, DPRD Kukar memastikan komitmen untuk mendukung kesiapan kontingen.
“Insyaallah kita upayakan agar bisa terealisasi,” tambah Andi.
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Ali Husni, mengungkapkan bahwa anggaran yang tersedia saat ini baru mencakup sekitar 70 persen dari total kebutuhan.
“Baru terpenuhi 70 persen, sisanya masih kita bahas bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan anggaran menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.
Di tengah keterbatasan tersebut, Kukar tetap memastikan keikutsertaan dalam Porprov 2026. Sekitar 1.600 orang, yang terdiri dari atlet dan ofisial, telah dipersiapkan untuk ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ali Husni juga mengimbau para atlet agar tetap fokus menjalani latihan dan tidak terpengaruh oleh situasi anggaran.
“Kukar tetap ikut Porprov. Atlet tidak perlu gelisah, fokus saja pada persiapan,” tegasnya.
Keputusan akhir terkait pemenuhan kekurangan anggaran masih menunggu pembahasan lanjutan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan kepala daerah. (*)



