Pernah Jadi Kapolres PPU, AKBP Supriyanto Kini Dipercaya Pimpin Polresta IKN

IKN Bak Taman Surga Dunia, Malaysia Sampai Terpana-Kasih Penghargaan

JAKARTA-Polri resmi membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembentukan satuan kewilayahan baru ini menjadi bagian dari mutasi dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel yang diputuskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Seiring berdirinya Polresta IKN, Kapolri menunjuk AKBP Supriyanto sebagai kapolresta pertama yang akan memimpin satuan tersebut.

Penunjukan itu menandai penguatan kehadiran institusi Polri di ibu kota baru yang kini terus berkembang sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia.

Selain untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, pembentukan Polresta IKN juga menjadi langkah Polri menyesuaikan struktur organisasinya dengan perkembangan wilayah dan meningkatnya kebutuhan pengamanan di kawasan IKN.

Pembentukan Polresta IKN Perkuat Pelayanan Kepolisian Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pembentukan Polresta IKN merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus mengantisipasi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kompleks. “Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Tidak hanya membentuk Polresta IKN, Polri juga merombak struktur kewilayahan melalui pembentukan empat Polres Tipe D baru yang berada di Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Di saat yang sama, delapan Polres Tipe D juga ditingkatkan statusnya menjadi Polresta, yakni Polresta Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah. Menurut Trunoyudo, penguatan organisasi tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kebutuhan institusi seiring berkembangnya wilayah pelayanan kepolisian di berbagai daerah.

Mutasi 1.121 Personel Pembentukan Polresta IKN merupakan bagian dari mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri terhadap 1.121 personel Polri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 748 personel memperoleh promosi jabatan maupun perpindahan jabatan setara (flat). Sementara itu, terdapat promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, maupun Kapolres Metro sebagai bagian dari penguatan organisasi di tingkat kewilayahan.

Trunoyudo mengatakan, mutasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier personel melalui sistem merit dan evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkelanjutan. “Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” kata dia. Sosok Kapolresta Pertama IKN Kapolri menunjuk AKBP Supriyanto sebagai Kapolresta IKN melalui Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Penunjukan tersebut menjadikan Supriyanto sebagai kapolresta pertama yang memimpin satuan wilayah baru di kawasan IKN. Supriyanto merupakan perwira menengah Polri kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, pada 1976.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003. Sebelum dipercaya memimpin Polresta IKN, Supriyanto menjabat sebagai Wakil Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Kalimantan Timur.

Ia juga memiliki pengalaman memimpin wilayah yang berkaitan langsung dengan pembangunan IKN, yakni saat menjabat sebagai Kapolres Penajam Paser Utara. Selain itu, Supriyanto juga pernah menjabat sebagai Kapolres Bulukumba. (*)

Avatar photo

Reporter Prespektif

Reporter Perspektif.info

Penulis Perspektif.info yang berfokus pada perkembangan daerah di Kalimantan Timur, mulai dari kebijakan pemerintah hingga dinamika sosial masyarakat.