

WASPADA MUSIM KEMARAU: Fida Hurasani (kanan) turut memadamkan amukan api. Ketika kebakaran di pemukiman warga Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu.
PERSPEKTIF.INFO (SAMARINDA) – Musim kemarau tahun ini belum berlalu dari wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Kondisi kering dan panas itu pun, melanda kawasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Maka salah satu imbas buruknya, adalah rawan terjadi kebakaran. Entah kebakaran hutan dan lahan, maupun amukan api pada pemukiman warga. Sehingga warga diimbau waspada terhadap bahaya api.
“Jangan lengah terhadap bahaya kebakaran. Karena api bisa berkobar kapan pun dan di mana pun. Apalagi di musim kemarau seperti saat ini. Makanya kami pun terus ‘woro-woro’ ke masyarakat. Secara berkelanjutan memberi imbauan. Supaya warga waspada bahaya api,” ujar Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, Senin (9/10).
Dalam imbauan ke masyarakat tersebut. Pada intinya Dinas Damkarmatan Kukar, menyampaikan sejumlah pesan. Mengenai prilaku atau langkah-langkah dilakukan warga, supaya terhindar bahaya api sejak dini. Misalnya, memastikan api kompor padam. Sebelum meninggalkan rumah atau menjelang tidur.
“Pastikan juga, tak ada kebocoran selang ke tabung gas elpijinya. Kan sering itu kebakaran, akibat gas elpiji bocor. Sehingga mudah tersulut api,” tegasnya.
Kemudian, hal lain sering kebakaran di pemukiman warga. Akibat terjadi korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Untuk itu pula, warga diimbau periksa selalu jaringan listrik masing-masing tempat tinggalnya. Resiko buruk dapat dihindari, sepanjang jaringan listrik sesuai standarnya.
“Hindari menggabungkan soket listrik terlalu banyak. Supaya tidak mudah terjadi korsleting listrik. Penting pula, menghindarkan benda-benda mudah terbakar dari jangkauan anak-anak. Semisal korek api gas. Tidak ketinggalan, pastikan penempatannya secara baik dan aman, ketika pakai atau menyalakan obat anti nyamuk bakar. Kan banyak kejadian, kebakaran akibat obat nyamuk bakar terkena bantal atau guling,” jelas Fida.
Dalam woro-woro ke masyarakat, Dinas Damkarmatan Kukar juga menyampaikan. Warga bisa menghubungi call center atau pusat panggilan, manakala terjadi kondisi darurat. Berupa kebakaran, bencana alam, pohon tumbang sampai penanganan hewan berbahaya, seperti ular berbisa serta tawon.
“Silakan hubungi nomor telepon 0541661009. Ada pula nomor HP sekaligus WhatsApp atau WA di 081335951973. Petugas kami siaga 24 jam melayani masyarakat,” katanya lagi. (hl/adv)



