
TENGGARONG | Perspektif,info – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri merombak “besar-besaran” struktur pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. Mutasi dan pelantikan pejabat digelar pada Jumat, 6 Februari 2026, mencakup 124 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga fungsional yang diamanahkan ke jabatan baru.
Aulia menegaskan, mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan dan menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja pelayanan publik.
“Ukuran jabatan bukan ditentukan oleh nama dinas, tetapi oleh sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegas Aulia dalam sambutannya.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar menghilangkan persepsi negatif terhadap penempatan jabatan. Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki peran strategis dan harus saling menguatkan.
“Hilangkan persepsi bahwa dilantik di OPD yang tidak penting. Silakan lakukan akselerasi lintas OPD, saling mengisi dan berkoordinasi agar program berjalan maksimal,” ujarnya.
Dalam mutasi tersebut, posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kini dijabat Heriansyah, yang sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat Wilayah (Itwil) Kukar. Sementara pejabat lama, Thauhid Afrilian Noor, dialihtugaskan sebagai staf ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar.
Perubahan juga terjadi di sektor kesehatan. Direktur Utama RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Martina Yulianti, turut digeser dan diamanahkan sebagai staf ahli Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar
Selain itu, Sekretaris DPRD Kukar, Ridha Darmawan, kini dipercaya menjabat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Rotasi pejabat lainnya mencakup Rinda Desianti yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), kini mengisi posisi Kepala Dinas Sosial (Dinsos). Maman Setiawan, yang sebelumnya memimpin Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), ditugaskan sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB).
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bahari Joko Susilo, bergeser untuk memimpin BRIDA Kukar.
Di sisi lain, Bupati Aulia juga memperpanjang masa jabatan dua pejabat strategis, yakni Sukoco sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Ahmad Thaufik Hidayat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar.
Aulia berharap, mutasi ini dapat memperkuat sinergi antarlembaga dan mempercepat capaian pembangunan daerah. “Yang terpenting adalah kerja nyata dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (kaz)



